Berikut panduan melaksanakan haji :
1). Jika anda melakukan haji Ifrad atau Qiran, hendaklah anda berihram dari miqat yang anda lalui
2). Kemudian keluarlah menuju Mina, lakukan sholat Dzuhur, Ashar, Magrib, Isya dan Subuh disana, dengan cara mengqashar shalat yang empat raka’at (Dzhuhur, Ashar, Isya menjadi dua rakaat pada waktunya masing-masing tanpa jama’.
3). Apabila matahari telah terbit pada hari kesembilan Dzulhijjah, maka berangkatlah menuju Arafah dengan tenang, dan hindarilah jangan sampai menganggu sesama jamaah haji. Dan di Arafah lakukanlah shalat Dzuhur dan Ashar dengan jama’ taqdim serta qasar, dengan satu kali adzan dan dua iqamat, dan pastikanlah bahwa anda benar-benar telah berada di dalam batas Arafah.
4). Apabila matahari telah terbenam, maka berangkatlah menuju Muzdalifah dengan tenang sambil membaca talbiah, dan hindarilah jangan sampai menganggu sesama muslim. Sesampainya anda di Muzdalifah, lakukanlah shalat Magrib dan Isya’ dengan jama’ serta qasar. Dan hendaklah anda menetap disana hingga anda melakukan shalat Subuh dan hari tampak mulai terang. Setelah selesai shalat Subuh perbanyaklah doa dan dzikir dengan menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangan mengikuti tuntunan Rasulullah SAW.
5). Kemudian berangkatlah sebelum matahari terbit menuju Mina sambil membaca talbiah. Bagi jamaah haji yang udzur, seperti wanita dan orang-orang yang lemah, dibolehkan berangkat meninggalkan Muzdalifah menuju Mina setelah lewat pertengahan malam. Dan pungutlah di Muzdalifah sebanyak tujuh biji batu kecil untuk melempar jumrah Aqabah. Adapun sisa batunya anda pungut dari Mina, demikian juga tujuh batu yang akan anda gunakan untuk melempar jumrah Aqabah pada hari ied (hari kesepuluh) tidak mengapa jika dipungut di Mina.
bersambung